Malam ketiga dibulan Ramadhan
ini, menggenapkan 50 hari semenjak pertama kali aku menginjakkan kaki pertama
kalinya di Kota ini. Sedikit berbasa-basi, sebenarnya 50 hari yang kulalui ini
rasanya sudah seperti perjalanan tanpa tujuan, aku tetap berkata seperti ini
meskipun aku, kamu, atau kita pada umumnya sudah tahu bahwa tidak
ada yang pasti merupakan satu-satunya kepastian didunia ini,
dimana pernyataan itu mematahkan pernyataan itu sendiri. Jadi apa sebenarnya
yang kuharapkan disini? Tidak ada.
Langkah baruku dikota ini
merupakan amanat kedua yang diembankan kepadaku setelah sebelumnya aku berhasil
menyelesaikan pendidikan sekolah vokasi disalah satu perguruan tinggi di kotaku
yang sebelumnya. 50 hari lamanya aku disini, selama itu pula banyak tanda Tanya
bermain di pikiranku. Ia melompat-lompat tak beraturan, menari diatas
pengharapan yang entah (mungkin) apakah yang Di Atas sana akan meng-Iyakan..Iya
Tuhan disini, bahkan dimanapun (tiba-tiba) menjadi seperti titik pusat tumpuan
segala keinginan yang sedang menunggu proses menuju terjawabnya semua
pertanyaan.
Sejujurnya aku lelah, takut,
bimbang, dan ragu dengan jalan yang kulalui, Semangatku yang dulunya kian
ber-api-api kini mulai padam, Agility yang pada realitanya
berbanding terbalik dengan tingkat kemampuan otakku mencerna materi yang
dipersyaratkan, Nyali menciut..Ia ngeri pada saat itu, ia tak sanggup lagi
bersabar, tapi aku mau agar ia tetap bertahan dulu, aku yakin ini hanya masalah
waktu. Aku mau ia bersabar sampai otak menemukan solusi untuk hati, aku tahu
otak pasti mampu..semoga !
Tapi aku mungkin lupa, bahwa semakin kesini
semangat sudah semakin memudar. Manusia tidak salah, keadaanlah yang
memperburuk suasana. Jarak yang dicipta terlampau jauh dari batas langkah kaki
yang mampu ditapak, Tuhan yang seharusnya menjadikan titik tumpuan pengharapan
malah selama ini telah kuletakkan entah dimana..waktu yang sedikit dipergunakan
untuk hal-hal kecil yang “aku mulai berpikir” itu lebih penting daripada bermimpi,
sia-sia, mubazir, ngabisin waktu, omong-kosong, adalah definisi bermimpi saat
ini.
Ramadhan, 03, 1436 H / June 19, 2015

No comments :
Post a Comment